Pendekar Naga dan Harimau Jilid 46 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 46 (Tamat) KEDUA sahabat itu berpelukan dengan eratnya, sementara prajurit tadi telah keluar dari kemah itu. &quo…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 45 TITIK balik dari pertempuran itu-pun tiba, kalau sejak pertempuran dimulai tadi pasukan Ui-ih-kun terus mendesak dengan mengandalkan jumlah yang b…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 44 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 44 Karya : Stevanus S.P ALANGKAH geramnya Muyong Beng melihat hal itu. Nafsunya untuk menghancur-leburkan orang-…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 43 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 43 Karya : Stevanus S.P BEBERAPA perwira bawahan Muyong Beng diam-diam bergidik juga mendengar ucapan panglima m…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 42 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 42 Karya : Stevanus S.P Bagaimanapun Im Yao mengerahkan ilmu, kekuatan, kecepatan dan pengalamannya, ia sulit l…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 41 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 41 Karya : Stevanus S.P Cukup tahu diri, Tamtai Au-kha segera memberi aba-aba kepada pasukannya, "Mundur!&…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 40 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 40 Karya : Stevanus S.P “ITU melebihi seribu bintang jasa dan sejuta medali penghargaan." “Terima kasih.…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 39 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 39 BANTAHAN Tong Lam-hou itu seketika membuat bungkam si tukang pukul bawahan Pakkiong Hok itu. Namun agaknya dia …
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 38 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 38 TONG LAM-HOU tertawa pendek, tanpa bermaksud mengejek pamannya, tapi dalam suara tertawanya itu terkandung kesi…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 36 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 36 SEDANGKAN Hehou Im sendiri sudah seperti seekor anak kambing yang dimasukkan ke kandang macan. Biarpun julukann…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 35 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 39 Lalu merekapun tertawaa terbahak-bahak dengan gembiranya, di antara mereka nampaklah Bu-thian Hweshio, Liong-ho…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 34 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 34 Diam-diam Ting Bun dan Tong Wi-lian saling bertukar pandangan dengan penuh arti, mereka sama-sama heran bahwa …
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 33 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 33 Sebun Him yang merasa peranannya agak tersisih dengan kedatangan Im Yao, mencoba menarik pernatian Ting Hun-gio…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 32 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 32 Begitulah Sebun Him berusaha menutupi rasa takut dan ngerinya dengan kemarahan, tapi kurang berhasil sebab jauh…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 31 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 31 MENJELANG tengah malam, Im Yao muncul di keretanya dan memberikan beberapa buah totokan yang membuat Ting Hun-g…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 30 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 30 KETIKA ia menoleh ke pembaringan, maka pendekar wanita itu tersenyum sendiri melihat anak gadisnya masih tertid…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 29 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 29 "SAHUT si pelayan, "Mie kepiting kami luar…” "Uh," potong gadis itu. "Masakan binata…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 28 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 28 PARA sesepuh mulai berunding, dan akhirnya diputuskan bahwa Hoa-san-pay tidak boleh tinggal diam saja. Selama i…
Pendekar Naga dan Harimau Jilid 27 Pendekar Naga dan Harimau Jilid 27 NAMUN Sebun Siang menggelengkan kepalanya dan menyahut, "Tadinya banyak juga di antara kami yang menduga d…