Patung Dewi Kwan Im karya Kho Ping Hoo - Pegunungan Thang-la mempunyai daerah yang panjangnya ribuan lie dan lebarnya ratusan lie, mempunyai puncak-puncak bukit yang tak terhitung banyaknya. Daerah Tibet memang terkenal sebagai daerah yang kaya akan gunung-gunung tinggi dan yang sudah diakui mempunyai banyak puncak yang tertinggi di dunia.
Selain Pegunungan Thang-la, masih banyak daerah-daerah pegunungan seperti Kun-lun, Thai-san, dan lain-lain. Tempat- tempat yang sangat tinggi dan sukar dicapai oleh manusia ini dianggap sebagai tempat-tempat keramat kediaman para dewa dan pertapa suci.
Pegunungan Thang-la terletak di sebelah timur Tibet dan di sebelah selatan Kun-lun-san. Dari pegunungan ini banyak terlahir mata air sungai-sungai besar seperti Mekong, Sungai Sai-ween dan lain-lain, juga Sungai Dretsyu yang menjadi permulaan Sungai Yang-tze yang terkenal di Tiongkok.
Di daerah ini memang terjadi perubahan-perubahan iklim yang sangat bertentangan dan menyolok perbedaannya. Pada musim salju maka hawa yang diliputi salju demikian dinginnya hingga air ludah yang diludahkan dari mulut telah beku sebelum tiba di tanah dan jatuhnya mengeluarkan suara seperti batu dijatuhkan!
Kadang-kadang hawa dingin bahkan sampai menggigit putus daun telinga orang yang tak terlindung baju tebal. Sebaliknya pada musim panas tempat-tempat yang agak rendah berubah menjadi neraka yang panas sekali, kecuali pada puncak-puncak bukit yang tertinggi, di mana selamanya tertutup salju, baik musim salju maupun musim panas. Hanya bedanya, pada waktu musim panas, maka salju tebal yang menutup puncak menipis.
Selain hawa yang sukar ditahan oleh manusia itu, di daerah Pegunungan Thang-la banyak terdapat binatang-binatang buas. Hutan-hutan di pegunungan yang belum pernah terinjak kaki manusia itu penuh dengan binatang-binatang liar, sedangkan di atas puncak dikabarkan orang banyak terdapat binatang-binatang aneh.
Menurut kata beberapa orang terdapat beruang salju yang berbulu abu-abu dan harimau salju yang berbulu putih dan sangat ganas. Juga dengan takut-takut dan ngeri beberapa orang di antara mereka tuturkan akan adanya manusia salju, yakni manusia liar yang merupakan setengah manusia setengah monyet besar dan yang berbulu putih pula. Keadaan yang berbahaya inilah yang membuat tempat itu agak terasing dan orang hanya berani tinggal di kaki-kaki gunung dan hidup mereka sebagian besar menjadi pemburu.
Di antara sekian banyak puncak, yang tertinggi dan terkenal paling banyak binatang buasnya ialah Puncak Harimau Salju. Dari namanya saja orang dapat menduga bahwa di situ banyak terdapat binatang-binatang buas yang aneh. Maka mendengar namanya saja para pemburu sudah menjadi gentar dan tidak berani mendekati bukit itu...

| Patung Dewi Kwan Im Karya Kho Ping Hoo |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 01 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 02 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 03 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 04 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 05 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 06 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 07 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 08 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 09 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 10 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 11 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 12 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 13 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 14 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 15 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 16 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 17 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 18 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 19 |
| Patung Dewi Kwan Im Jilid 20 |
| DAFTAR PENGARANG CERITA SILAT |