Karya Kho Ping Hoo
MUSIM dingin baru tiba. Bunga-bunga salju kecil ringan bagaikan kapas melayang-layang turun dari langit, bertebaran menutupi segala benda di permukaan bumi. Di mana-mana tampak putih, putih bersih menyedapkan penglihatan.
Biasanya, pada awal musim salju, segalanya tampak indah. Warna keputih-putihan yang bersih itu diselingi warna totol-totol hitam dari benda berwarna yang luput dari tutupan salju, bagaikan hiasan di atas dasar putih, tampak indah sekali.
Tentu saja, seperti sudah menjadi watak manusia, segala yang pada mulanya tampak indah itu tidak berlangsung selamanya. Segala sesuatu di dalam dunia ini hanya pada mulanya saja dapat dinikmati manusia. Pemandangan indah itu dalam waktu yang tidak lama akan terlihat membosankan, menjemukan dan tidak lagi menyenangkan.
Hawa udara yang tadinya terasa sejuk segar akan segera terasa dingin menusuk tulang. Dinginnya hawa udara memang amat menusuk, terutama di puncak bukit Heng-san yang menjulang tinggi. Semua pohon di hutan-hutan yang memenuhi bukit itu, yang biasanya kaya dengan warna hijau daun-daun, kini tertumpuk salju.
Daun-daun hijau telah rontok meninggalkan cabang-cabang dan ranting-ranting gundul yang kini telah dicat putih oleh salju. Jarang tampak binatang hutan yang dahulunya banyak. Entah ke mana mereka pergi bersembunyi menyelamatkan diri dari musim dingin yang terkadang terasa kejam bagi mereka itu.
Keadaan di bukit Heng-san seakan-akan mati. Sunyi sekali, agaknya tidak ada mahluk hidup yang berani meninggalkan tempat berlindung pada saat hawa sedingin itu. Akan tetapi kiranya tidak demikian! Lihat di lereng dekat puncak itu....!
| Kisah Si Tawon Merah Bukit Heng-san Karya Kho Ping Hoo |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 01 |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 02 |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 03 |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 04 |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 05 |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 06 |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 07 |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 08 |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 09 |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 10 |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 11 |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 12 |
| Kisah Si Tawon Merah Jilid 13 |
| DAFTAR CERITA SILAT MANDARIN |