Pendekar Penyebar Maut Jilid 44 Pendekar Penyebar Maut Jilid 44 karya Sriwidjono - DAN pertempuran itu menjadi semakin kejam dan ganas tatkala orang-orang seperti Siang-hou Nio-ni…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 43 Pendekar Penyebar Maut Jilid 43 karya Sriwidjono - DEMIKIANLAH, pertemuan itu sungguh-sungguh sebuah pertemuan yang tak mereka sangka sebelumnya. S…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 42 Pendekar Penyebar Maut Jilid 42 karya Sriwidjono - KEPALA yang tersembunyi di dalam kerudung itu cepat berpaling kepada Chin Yang Kun. Bola matanya…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 41 Pendekar Penyebar Maut Jilid 41 karya Sriwidjono - BAGI Kaisar Han atau Liu Pang, Chin Yang Kun bukanlah orang asing lagi. Pemuda itu pernah ditolo…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 40 Pendekar Penyebar Maut Jilid 40 karya Sriwidjono - TAPI Chin Yang Kun di dalam puncak ilmunya memang sungguh-sungguh menggiriskan. Kulit tubuhnya y…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 39 Pendekar Penyebar Maut Jilid 39 karya Sriwidjono - PERLAHAN-LAHAN Chu Seng Kun mengerahkan sinkangnya seperti yang diperintahkan oleh iblis dari Ba…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 38 Pendekar Penyebar Maut Jilid 38 karya Sriwidjono - DAN orang tua yang masih tergeletak, karena terlalu parah lukanya itu, melirik kepada murid pere…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 37 Pendekar Penyebar Maut Jilid 37 karya Sriwidjono - SOUW THIAN HAI cepat menatap Souw Lian Cu kembali, yang kini berdiri di depannya dengan mata yan…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 36 Pendekar Penyebar Maut Jilid 36 karya Sriwidjono - TAPI Chin Yang Kun sendiri ternyata juga tidak kalah kagetnya dibandingkan dengan orang-orang it…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 35 Pendekar Penyebar Maut Jilid 35 karya Sriwidjono - YAP CU KIAT menatap sahabatnya itu dengan perasaan kasihan. Apalagi jika ia mengingat sahabatnya…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 34 Pendekar Penyebar Maut Jilid 34 karya Sriwidjono - TERNYATA tidak semua penonton gembira melihat kemenangan Tung-hai Sam-mo itu. Chin Yang Kun yang…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 33 Pendekar Penyebar Maut Jilid 33 karya Sriwidjono - CHIN YANG KUN berpacu terus. Semakin dekat dengan kota Sin-yang semakin sering pula mereka melew…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 32 Pendekar Penyebar Maut Jilid 32 karya Sriwidjono - DAN yang sangat menjengkelkan tapi juga menggelikan adalah ulah tingkah orang yang kini bertempu…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 31 Pendekar Penyebar Maut Jilid 31 karya Sriwidjono - SAUDARA Yang... eh, kalau tak salah namamu Yang Kun, bukan? Saudara Yang, coba ceritakan yang je…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 30 Pendekar Penyebar Maut Jilid 30 karya Sriwidjono - MESKlPUN demikian karena jumlah para pengepungnya selalu saja bertambah seperti tiada habis-habi…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 29 Pendekar Penyebar Maut Jilid 29 karya Sriwidjono - KEDUANYA lalu berdiri berhadapan kembali. Masing-masing saling mengagumi kegesitan dan kehebatan…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 28 Pendekar Penyebar Maut Jilid 28 karya Sriwidjono - CHIN YANG KUN menoleh. Di antara remang-remang gumpalan asap, dilihatnya seorang lelaki muda dud…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 27 Pendekar Penyebar Maut Jilid 27 karya Sriwidjono - YANG terakhir, Pek-i Liong-ong juga berdiri dari tempatnya, diikuti oleh kedua orang pembantunya…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 26 Pendekar Penyebar Maut Jilid 26 karya Sriwidjono - “TERIMA kasih.... terima kasih!" orang tua itu mengangguk-angguk, lalu mukanya mendongak ke…
Pendekar Penyebar Maut Jilid 25 Pendekar Penyebar Maut Jilid 25 karya Sriwidjono - MEMANG, semuanya bisa terjadi apabila cinta kasih mulai menyentuh di relung hati manusia! Dan de…