Lembah Selaksa Bunga

Lembah Selaksa Bunga Jilid 14

Lamaran Panglima Kerajaan Beng “Apa sekarang sudah tidak nyeri lagi?” Dia bertanya. “Sekarang sudah sembuh karena kau pijit dan urut, Paman. Ter…

Lembah Selaksa Bunga Jilid 13

37. Rahasia Penculikan Kaisar Beng Hwa Hwa Hoat-su sedang duduk bersamadhi dalam kamar tahanan itu. Sebuah lampu yang cukup terang tergantung dala…

Lembah Selaksa Bunga Jilid 12

34. Pencerahan Bagi Pangeran Bouw Sesosok bayangan yang ringan dan cepat berkelebat. Ouw-yang Sianjin sudah berada dalam kamar itu, berdiri mengha…

Lembah Selaksa Bunga Jilid 11

Akan tetapi, diam-diam Hwe-thian Mo-li dan dua orang pemuda perkasa, Sim Tek Kun dan Chang Hong Bu, tiga para perwira tinggi yang memimpin pasukan p…

Lembah Selaksa Bunga Jilid 10

28. Mengapa Tergesa-Gesa, Masih Pagi? Cu An merasa kasihan sekali dan dia tidak tega untuk menjawab bahwa dia mendengar akan aib yang menimpa kelu…

Lembah Selaksa Bunga Jilid 09

25. Pasangan Muda Pangeran Sim “Saya kira tidak lama lagi ia akan datang, Paman. Ia akan membangun taman di Lembah Selaksa Bunga lebih dulu, kemud…

Lembah Selaksa Bunga Jilid 08

22. Pengeroyokan Pengikut Pek-lian-kauw Ketika dia diajak makan malam di ruangan makan, muncul seorang gadis manis yang kulitnya putih mulus, bert…

Lembah Selaksa Bunga Jilid 07

19. Misteri Pembunuhan di Kotaraja “Nah, itulah Taijin! Dua orang di antara mereka tewas dengan leher terpenggal. Agaknya yang memenggal leher mer…

Lembah Selaksa Bunga Jilid 06

16. Persekongkolan Jahat Pangeran Bouw “Aku pasti akan membantumu, Hwe-thian Mo-li. Akan tetapi mendengar pengakuanmu bahwa engkau hendak membunuh…

Lembah Selaksa Bunga Jilid 05

13. Persyaratan Belajar Ilmu Silat “AKAN kulaksanakan syarat itu, Paman, sungguhpun syaratmu ini aneh. Baik, aku akan selalu menyebutmu Paman Bu-b…

Lembah Selaksa Bunga Jilid 04

10. Mengapa Engkau Menangis? Siang Lan yang telah melompat mundur, memandang penuh perhatian dan ia merasa heran sekali bagaimana orang itu dapat …

Lembah Selaksa Bunga Jilid 03

07. Akhir Pendeta Berbulu Domba Hwe-thian Mo-li masih hendak membela Kui Ciang-kun, akan tetapi Kui Seng berkata. “Aku telah bersalah dan sudah sep…

Lembah Selaksa Bunga Jilid 02

04. Penyesalan Seorang Pendekar “Sie Bun Liong, jahanam busuk kau! Apa yang telah kau lakuan...? Kau layak mampus...!” Sepuluh jari tangannya menja…

Lembah Selaksa Bunga Jilid 01

01. Kegalauan Gadis Pendekar Pagi itu masih gelap kelam, remang-remang karena sinar matahari masih lemah sekali. Mataharinya sendiri belum tampak, …

Lembah Selaksa Bunga

Lembah Selaksa Bunga Lembah Selaksa Bunga adalah seri kedua dari serial Iblis dan Bidadari karya Kho Ping Hoo . Kisah ini merupakan lanjutan dari …
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.