Social Items

Ingin Baterai Ponsel Awet? Hilangkan Kebiasaan Ini - Menggunakan ponsel, khususnya smartphone, kini telah menjadi gaya hidup kebanyakan orang. Namun, sering kali kita mendengar keluhan dari banyak pengguna tentang kasus baterai ponsel yang bocor, sehingga tidak tahan lama untuk menampung daya ponsel. Tentunya hal ini sangat mengganggu aktivitas, karena sebentar-sebentar harus mengisi ulang daya baterai.

Ingin baterai ponsel tidak cepat rusak, hilangkan kebiasaan ini

Baterai ponsel jika dirawat secara tepat, dijamin tidak akan cepat rusak. Sebaliknya, penyebab utama baterai ponsel cepat rusak adalah karena kebiasaan-kebiasaan pengguna ponsel yang hanya fokus merawat bagian fisik ponsel tanpa memperhatikan kondisi dalam ponsel terutama baterainya.

Nah bagi anda yang ingin agar baterai ponselnya awet mulai sekarang harus menghindari kebiasaan-kebiasaan berikut ini:

1. Mengisi Daya Baterai Semalaman

Bagi Anda yang memiliki ponsel pintar yang lebih canggih, point ini boleh Anda abaikan, karena gadget canggih ketika sudah terisi penuh akan memutuskan daya secara otomatis.
Kebanyakan pengguna lebih sering meng-charge baterai pada waktu malam hari ketika akan tidur. Kebiasaan men-charge ponsel seperti ini sering kali dilakukan dengan alasan agar ponsel dapat digunakan keesokan harinya dalam kondisi penuh.

Apabila Anda termasuk yang sering melakukan kebiasaan seperti ini, lebih baik hentikan mulai sekarang. Sebab, jika dibiarkan terus-menerus, dapat menyebabkan umur baterai ponsel tidak akan bertahan lama dan membuat baterai cepat bocor ataupun menggelembung.

2. Mengisi Baterai Setelah Mati

Mungkin sebagian dari Anda termasuk orang yang mengisi baterai jika ponsel benar-benar sudah mati. Padahal, kebiasaan yang seperti ini justru dapat membuat baterai ponsel anda rawan rusak. Ketika ponsel dibiarkan mati terlebih dahulu, baterai ponsel menjadi kehilangan sedikit kemampuannya dalam menyerap daya ketika di-charge

Jika hal ini terus dilakukan, maka lama-kelamaan daya penyerapan baterai akan semakin melemah. Saat terbaik mengisi baterai adalah ketika daya baterai sekitar 10-20 persen. Perlu diingat juga, hindari mengisi baterai ponsel ketika dayanya masih cukup banyak, karena penyerapan baterai tidak akan optimal.

3. Tidak Penuh Mengisi Daya Baterai

Beda jenis baterai, beda pula perlakuannya. Jenis Li-Ion adalah yang paling banyak digunakan saat ini. Jadi anda perlu tahu bagaimana cara perawatnya supaya awet. Jangan sampai baterai benar-benar habis. Segera isi daya bila baterai sudah berada pada level 20% dan cabut bila sudah penuh. Alasannya ialah untuk keamanan dan keawetan baterai.

Jika ingin baterai terisi lebih cepat, sementara waktu matikan saja paket data atau coba aktifkan airplane mode agar lebih awet dan cepat terisi daya. Selain itu, perhatikan juga spesifikasi charger yang digunakan. Charger yang tidak sesuai dengan spesifikasi dapat merusak baterai ponsel. Oleh karena itu usahakan untuk menggunakan charger yang sejenis atau charge original.

4. Membiarkan Ponsel Terpakai dalam Kondisi Panas

Kebiasaan menggunakan ponsel dalam kondisi panas memang sulit untuk dihindari, sebab penggunaan ponsel seakan telah menjadi kebutuhan dan gaya hidup di sebagian besar penggunanya. Padahal jika dipakai dalam kondisi panas dalam jangka waktu lama, kemampuan penyerapan baterai bisa berkurang sampai dua puluh persen dalam setahun.

5. Hindari Kebiasaan Menggunakan Ponsel saat Diisi Daya

Kebanyakan pengguna ponsel mengisi daya baterai sambil dioperasikan. Padahal kebiasaan seperti ini justru merusak baterai dan membuatnya tidak awet. Aktivitas ini akan membingungkan sirkuit pengaman karena membagi daya saat diisi dan dioperasikan. Tak hanya itu, proses pengisian daya akan jauh lebih lama dan justru menghambat aktivitas Anda.

Baca juga: Cara menyegarkan memori ponsel Android

Nah, maka dari itu mulai sekarang anda harus menghilangkan kebiasaan-kebiasaan tersebut supaya baterai ponsel dapat bertahan lama dan awet.

Ingin Baterai Ponsel Awet? Hilangkan Kebiasaan Ini

Ingin Baterai Ponsel Awet? Hilangkan Kebiasaan Ini - Menggunakan ponsel, khususnya smartphone, kini telah menjadi gaya hidup kebanyakan orang. Namun, sering kali kita mendengar keluhan dari banyak pengguna tentang kasus baterai ponsel yang bocor, sehingga tidak tahan lama untuk menampung daya ponsel. Tentunya hal ini sangat mengganggu aktivitas, karena sebentar-sebentar harus mengisi ulang daya baterai.

Ingin baterai ponsel tidak cepat rusak, hilangkan kebiasaan ini

Baterai ponsel jika dirawat secara tepat, dijamin tidak akan cepat rusak. Sebaliknya, penyebab utama baterai ponsel cepat rusak adalah karena kebiasaan-kebiasaan pengguna ponsel yang hanya fokus merawat bagian fisik ponsel tanpa memperhatikan kondisi dalam ponsel terutama baterainya.

Nah bagi anda yang ingin agar baterai ponselnya awet mulai sekarang harus menghindari kebiasaan-kebiasaan berikut ini:

1. Mengisi Daya Baterai Semalaman

Bagi Anda yang memiliki ponsel pintar yang lebih canggih, point ini boleh Anda abaikan, karena gadget canggih ketika sudah terisi penuh akan memutuskan daya secara otomatis.
Kebanyakan pengguna lebih sering meng-charge baterai pada waktu malam hari ketika akan tidur. Kebiasaan men-charge ponsel seperti ini sering kali dilakukan dengan alasan agar ponsel dapat digunakan keesokan harinya dalam kondisi penuh.

Apabila Anda termasuk yang sering melakukan kebiasaan seperti ini, lebih baik hentikan mulai sekarang. Sebab, jika dibiarkan terus-menerus, dapat menyebabkan umur baterai ponsel tidak akan bertahan lama dan membuat baterai cepat bocor ataupun menggelembung.

2. Mengisi Baterai Setelah Mati

Mungkin sebagian dari Anda termasuk orang yang mengisi baterai jika ponsel benar-benar sudah mati. Padahal, kebiasaan yang seperti ini justru dapat membuat baterai ponsel anda rawan rusak. Ketika ponsel dibiarkan mati terlebih dahulu, baterai ponsel menjadi kehilangan sedikit kemampuannya dalam menyerap daya ketika di-charge

Jika hal ini terus dilakukan, maka lama-kelamaan daya penyerapan baterai akan semakin melemah. Saat terbaik mengisi baterai adalah ketika daya baterai sekitar 10-20 persen. Perlu diingat juga, hindari mengisi baterai ponsel ketika dayanya masih cukup banyak, karena penyerapan baterai tidak akan optimal.

3. Tidak Penuh Mengisi Daya Baterai

Beda jenis baterai, beda pula perlakuannya. Jenis Li-Ion adalah yang paling banyak digunakan saat ini. Jadi anda perlu tahu bagaimana cara perawatnya supaya awet. Jangan sampai baterai benar-benar habis. Segera isi daya bila baterai sudah berada pada level 20% dan cabut bila sudah penuh. Alasannya ialah untuk keamanan dan keawetan baterai.

Jika ingin baterai terisi lebih cepat, sementara waktu matikan saja paket data atau coba aktifkan airplane mode agar lebih awet dan cepat terisi daya. Selain itu, perhatikan juga spesifikasi charger yang digunakan. Charger yang tidak sesuai dengan spesifikasi dapat merusak baterai ponsel. Oleh karena itu usahakan untuk menggunakan charger yang sejenis atau charge original.

4. Membiarkan Ponsel Terpakai dalam Kondisi Panas

Kebiasaan menggunakan ponsel dalam kondisi panas memang sulit untuk dihindari, sebab penggunaan ponsel seakan telah menjadi kebutuhan dan gaya hidup di sebagian besar penggunanya. Padahal jika dipakai dalam kondisi panas dalam jangka waktu lama, kemampuan penyerapan baterai bisa berkurang sampai dua puluh persen dalam setahun.

5. Hindari Kebiasaan Menggunakan Ponsel saat Diisi Daya

Kebanyakan pengguna ponsel mengisi daya baterai sambil dioperasikan. Padahal kebiasaan seperti ini justru merusak baterai dan membuatnya tidak awet. Aktivitas ini akan membingungkan sirkuit pengaman karena membagi daya saat diisi dan dioperasikan. Tak hanya itu, proses pengisian daya akan jauh lebih lama dan justru menghambat aktivitas Anda.

Baca juga: Cara menyegarkan memori ponsel Android

Nah, maka dari itu mulai sekarang anda harus menghilangkan kebiasaan-kebiasaan tersebut supaya baterai ponsel dapat bertahan lama dan awet.